Sebelumnya aku tak berniat keluar untuk merayakan malam pergantian tahun. Pinginnya di rumah aja istirahat n nonton tv aja. Tapi setelah di pikir2 ngga seru kalau malam pergantian tahun cuma di rumah aja. Alhasil keluarlah aku seorang diri menuju titik keramaian di jogja.
Dari rumah jam 9 malam, aku berangkat dengan tujuan utama menuju ke Monumen SO 1 Maret. Karena katanya temen2 main di situ. Belum sampai ke lokasi, eh jalan2 sudah padat oleh kendaraan dan manusia. Bukan orang lokal aja yang memadati jalanan, namun banyak juga dipadati oleh orang2 yang sedang liburan di jogja. Butuh waktu seperempat jam untuka sampai ke Monumen SO 1 Maret dari pertigaan Pasar Beringharjo. Melelahkan dan bikin berkeringat.
Sampai di Monumen SO 1 Maret, tempat itu sudah dipadati penonton. Rupanya aku telat, temen2 Gamelan Gaul sepertinya dah perform. Saat itu di panggung sedang menampilkan semacam operet tari dari sanggarnya mas Didik Nini Thowok. Agak Lucu memang. Tapi sayangnya untuk acara tahunan ini tidak di dukung dengan tata lampu yang menarik, apalagi tidak ada giant screen, sehingga penonton yang ada di belakang tidak begitu jelas menikmati penampilan di panggung.
Setelah Operet Tari selesai, naiklah sang MC dari Paguyuban Dimas Diajeng Jogja yang mengantarkan ke acara selanjutnya yaitu kolaborasi antara karawitan, tari dan keroncong. Tapi, karena banyak ngobrolnya, alias panjang ngomong doang, pindahlah aku ke 2nd destination, yaitu alun2 utara. Tak begitu berbeda suasananya dari di area Monumen SO 1 Maret, mulai dari perempatan kantorpos besar menuju jalan masuk ke Alun2 Utara, jalan sudah dipenuhi dengan kendaraan yang sebagian besar hanya jalan d tempat. Di trotoar kanan kirinya di penuhi dengan orang2 yang lalu lalang yang nasibnya tak jauh berbeda dengan kendaraan yang lambat merayap.
Setelah beberapa menit berjejalan dengan pejalan kaki lain, aku memasuki kawasan Alun2. Panggung besar yang menampilakan pertunjukan musik Rock tampak jauh sekali di pojok tenggara. Saya rasa akan butuh waktu lama untuk mencapainya. Sementara di atas panggung sang Pembawa Acara yang sepertinya kukenal sedang bagi2 doorprize. Aku mencoba menuju panggung lewat jalan konblok yang berada di tengah alun2 yang membelah di antara 2 pohon beringin. Lagi2 padat. Apalagi di kanan kiri dipenuhi pedagang pakaian batik dan penjaja makanan. Dengan susah payah aku sampai di depan Pagelaran Kraton. Perut rasanya laper. Karena tidak sabar, akhirnya aku batal nonton di situ. Aku balik lagi menuju Monumen SO 1 Maret dengan mengambil jalan memutar lewat sebelah barat yang lebih lega.
Waktu baru menunjukan pukul 11 malam. Aku sudah sampai lagi di depan Monumen. Kupesanlah es kelapa muda dan bakwan kawi sembari menunggu malam pergantian tahun tiba. Sementara dari arah panggun terdengan alunan musik keroncong yang mendayu2.
Waktu baru menunjukan jam 11 lewat 6 menit. Beberapa kembang api kecil mulai berpenada di langit perempatan Kantor Pos Besar. Muncul dari arah penonton silih berganti, menambah kemeriahan detik2 menjelang malam pergantian tahun. Ada juga bola2 raksasa yang muncul dari arah utara. Di permukaannya ada nama sebuah produsen rokok, sepertinya sponsor acara ini. Bola2 itu juga tak luput menjadi sasaran permainan tangan2 penonton yang berjubel di jalan depan Monumen sehingga semua mata penonton tertuju ke tengah jalan dan Acara di panggung tak di hiraukan. Semakin lama semakin padat. Alunan Gangsaran mengiringi datangnya pergantian tahun.
Tibalah saat di mana tahun berganti. Ledakan kembang api di sana sini di iringi suara terompet yang memekakkan telinga, semantara dari arah panggung pun terdengar suara gemuruh yang tak mau kalah. Tibalah saat di mana Permohonan itu di ucapkan dalam hati. Berharap tahun yang baru ini akan membawa semangat baru, harapan baru dari rencana2 yang telah di sunsun. Semua berharap lebih baik di tahun 2009.
Heeeh….,tahun sudah berganti, namun kepadatan belum berkurang. Aku melangkahkan kaki menuju ke timur bersama dengan pejalan kaki yang lain yang tak kalah banyaknya dengan pengendara motor. Kebanyakan wisatawan dari luar kota. Dalam perjalananku, lewatlah aku di sebuah warnet. Dan……jreng jreng……jadilah tulisan ini.
HAPPY NEW YEAR 2009 !!!! WE HOPE ALL BE BETTER IN THE NEW DAYS
DIarsipkan di bawah: teksunos day | Ditandai: happy new year, jogja, malam pergantian tahun, new year, new year at jogja, pergantian tahun, selamat tahun baru, tahun baru









